temanturatea.com

Bermain Nature Bracelets: Asah Kognitif dan Seni Sekaligus

 Ada 18 anak yang hadir dalam kegiatan main di Taman Turatea kali ini, masyallah rame ya 🙂 rencana kegiatan kali ini kami akan bermain Nature Bracelets. Memanfaatkan bunga Flamboyang yang jatuh berguguran dan tentunya daun-daun kering yang melimpah di taman. Yuk ikuti keseruannya!



Kami mulai dengan perkenalan berdoa dan bermain estafet kelereng, karena jumlah peserta alhamdulilah cukup banyak tim dibagi dua laki-laki dan perempuan. Ternyata bermain kelereng begini sangat butuh kekompakan tim, anak harus bisa memposisikan dirinya sehingga perannya dalam tim dapat berjalan dengan baik. 

Ketuntasan motoriknya juga sangat penting. Kemampuan anak untuk dapat berdiri tegak, tenang, tangan stabil menunggu bola gilirannya kemudian meneruskannya ke teman berikutnya, intip keseruan bermain estafet kelereng di dokumentasi kegiatan di Instagram kami. Permainan estafet kelereng ini kami lakukan juga saat kami belajar mengapa daun berubah warna? teman turatea bisa baca artikel lengkapnya di tayangan artikel sebelumnya di blog ini ya.


Nature Study
Teman Turatea yang hadir 18 anak


Masih ber-Nature Study tentang tanaman, setelah pertemuan sebelumnya kami belajar dan mengenal ragam bentuk dan tekstur kulit pohon, teman turatea bisa intip keseruannya di artikel Tree Scanning. Kali ini kami memanfaatkan bagian daun dan bunga yang gugur. Selama bermain, menjumput bunga dan daun yang gugur ada refrensi ayat Al-quran yang bisa digunakan orang tua untuk tadabur bersama anak yaitu QS surat Al An’am ayat 59





۞ وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)"

"Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat... sampai akhir ayat." Demikianlah menurut riwayat Imam Bukhari (dan Dia mengetahui apa) yang terjadi (di daratan) permukaan bumi (dan di lautan) perkampungan-perkampungan yang ada di atas sungai-sungai (dan tiada sehelai daun pun yang gugur) huruf min adalah zaidah/ tambahan (melainkan Dia mengetahuinya pula, dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering) diathafkan kepada Lafal waraqatin (melainkan tertulis dalam kitab yang nyata) yakni Lohmahfuz"

 

Kemampuan anak yang diasah dalam kegiatan ini:

Spiritualitas, motorik halus, motorik kasar, logika, kreatifitas

Peralatan yang dibutuhkan

Lakban bening, Gunting, Bunga & daun yang gugur di taman Turatea


Yang perlu diperhatikan:

Hanya gunakan daun yang gugur agar tidak merusak lingkungan atau tanaman hias di taman, tidak merusak atau melukai batang pohon atau bagian tumbuhan lainnya saat kegiatan,


Langkah Kerja

  • Lingkarkan lakban bening secara terbalik (bagian dg perekat di bagian luar) pasang di pergelangan tangan anak.

  • Ajak anak berkeliling mengumpulkan daun, biji dan bunga gugur.

  • Tempelkan ragam temuan anak di gelang bening mereka.

  • Jika anak sudah mengerti pola, ajak anak membuat pola teratur di gelang mereka.

  • Ajak anak berdialog dengan pendekatan Alquran dan sains sederhana yang dipahami anak seusianya

 

nature play
16 ide nature bracelets teman turatea

Bermain Nature Braclets: Asah Kemampuan Kognitif dan Seni Sekaligus

Beberapa anak memiliki inisiatif untuk membentuk pola saat menempelkan daun dan bunga yang gugur, hal ini menunjukkan perkembangan logika dan kognitif anak sudah cukup berkembang. Hal yang demikian tidak terjadi begitu saja, melainkan dengan pengalaman yang telah dikumpulkan anak selama ini.

Apakah yang tidak membuat pola berarti kurang baik? tidak juga. Bisa jadi inisiatif anak untuk membuat karya seni dengan ciri yang khas juga muncul dalam hal ini, ada preferensi anak untuk memilih setiap objek yang akan ditempel. Jadi, tetap semangat dan terus paparkan anak dengan permainan bebas yuk, beri mereka kesempatan kurangi mendikte, sit and watch perhatikan apa sja yang sudah anak bisa lakukan secara mandiri. 

Next kita main apa lagi ya?

Posting Komentar